Minggu, 12 Desember 2010

KA Kertajaya, Kereta Api yang murah meriah

Kereta api Kertajaya merupakan kereta api kelas ekonomi yang melayani rute Jakarta Pasar Senen - Surabaya Pasar Turi. Terdiri atas 10 gebong kereta ekonomi dan 1 gerbong kereta makan dengan total 1.060 tempat duduk. Kereta api ini melintasi jalur utara pulau jawa dan berhenti di beberapa stasiun, yakni : jatinegara, cirebon prujakan, tegal, pemalang, pekalongan, semarang poncol, randublatung, cepu, bojonegoro, babat, lamongan, dan berhenti di Surabaya pasar turi sebagai tujuan akhir kereta ini.


Dilihat dari luar, gerbong kereta ini menurut saya cukup bagus. Catnya masih terlihat mengkilat. Memasuki gerbong, terlihat tempat duduk yang berhadap-hadapan beraturan 3 - 2. Maksudnya, di satu sisi bisa ditempati 3 orang (A, B, C) dan di sisi lain bisa ditempati 2 orang (D dan E). Kualitas tempat duduknya pun lumayan empuk dengan sandaran punggung yang tegak lurus karena menyatu dengan sandaran di belakangnya.


Menatap ke langit-langit kereta, nampak beberapa blower yang lumayan untuk mengusir hawa panas bersanding dengan beberapa lampu penerang. Masuk ke toilet, terdapat WC untuk buang air besar dan kran air di sampingnya. Cukup bersih saya rasa.


Sebagai pegawai di sebuah instansi pemerinta, saya kerap bolak-balik Surabaya - Jakarta paling tidak 2 minggu sekali untuk sekedar melepas rindu pada keluarga. Tidak jarang saya menggunakan kereta api ini. Selain harganya murah meriah, waktu tempuh pun saya rasa lumayan cepat. Dengan harga tiket sebesar Rp 43.500 rupiah saja, kita sudah bisa sampai ke Surabaya. Bandingkan dengan harga tiket bus malam yang bisa 3 kali lipat dari harga kereta ini.

Tidak mengherankan jika banyak sebagian orang menggunakan jasa kereta ini. Selama pengalaman saya naik kereta ini, tempat duduknya selalu penuh. Bahkan walaupun tidak mendapat tempat duduk, masih banyak orang yang rela berdiri atau duduk di lantai kereta. Apalagi pada jumat sore, sabtu, minggu sore. Penumpang begitu berjubel, bahkan toilet pun dijejali penumpang. 

Sepanjang perjalanan, pedagang asongan hilir mudik menjajakan barang dagangan mereka. Mulai dari nasi, air dalam kemasan, baju batik, minuman kaleng, isi ulang pulsa, obat-obatan, dan lain sebagainya. Bagi saya, keberadaan pedagang asongan menyenangkan. Sebab di kereta ini, kita tidak akan kekurangan makanan. Selain banyak pilihan, harga makanan yang ditawarkan pun murah meriah. Harga barang-barang dagangan pun saya rasa juga murah. Tidak jarang para pedagang mengobral barang-barangnya lebih murah dari harga pasaran.

Untuk Anda yang ingin menggunakan jasa kereta api ini, mungkin tips-tips dari saya, mungkin berguna buat Anda agar perjalanan Anda menyenangkan dan aman :

Pertama, pastikan barang-barang berharga atau dompet disimpan di tempat yang aman.
Selama menggunakan kereta ini, saya selalu memakai celana pendek kemudian memakai celana kargo panjang. Nah, dompet selalu saya simpan pada saku celana pendek. Jadi betul-betul aman. Untuk membeli makanan dan barang-barang lain selama di kereta, saya menyiapkan uang secukupnya yang disimpan pada saku celana kargo. 

Kedua, jangan terlalu banyak minum air selama perjalanan.
Hal ini agar kita tidak sering pergi ke toilet untuk buang air kecil. Apalagi saat kereta ini dijejali banyak penumpang. Butuh perjuangan untuk sampai ke toilet dengan melewati penumpang yang duduk di lorong antara tempat duduk. Ini pun kalau toilet tidak ditempati penumpang.

Ketiga, isi penuh baterai handphone dan bawalah headset.
Untuk mengatasi kebosanan selama perjalanan, mendengarkan musik saya rasa sangat menyenangkan, tentunya dengan menggunakan headset agar tidak mengganggu orang di sekitar kita.

Semoga bermanfaat dan selamat berkereta ria...

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar